Dalam 5 Menit Lakukan 10 Cara Mudah, Cepat Dan Aman Mengatasi Demam pada Bayi

Sebagai orang tua, ada banyak hal yang menjadi kekhawatiran. Salah satunya adalah jika si kecil jatuh sakit.

Apalagi jika dia masih dalam usia yang rentan yaitu pada usia 0 sampai dengan 5 tahun dimana kita tidak boleh memberikannya sembarang obat.

Kuasai Cara Mudah, Cepat Dan Aman Mengatasi Demam pada Bayi dengan artikel di bawah ini.

Semua bayi pasti pernah mengalami demam. Kondisi ini memang umum terjadi pada semua orang, termasuk si Kecil. Dalam ilmu medis, seorang bayi dikatakan demam jika suhu tubuhnya mencapai 38 derajat Celcius atau lebih.

Sebagai orang tua, Anda pasti khawatir dan panik ketika mendapati tubuh si Kecil terasa panas. Anda tidak perlu tergesa-gesa ke dokter ketika menghadapi situasi semacam ini. Ada kalanya demam pada bayi adalah suatu kondisi yang normal terjadi dan bisa ditangani di rumah.

Demam sendiri sebenarnya sebuah gejala. Kondisi ini biasanya menjadi pertanda bahwa tubuh si Kecil sedang melawan penyakit. Contohnya demam karena efek imunisasi. Demam bisa dianggap menjadi bukti sistem kekebalan tubuhnya bekerja dengan baik. Dengan kata lain, kinerja tubuh bayi Anda berjalan normal.

Demam juga bisa menyerang bayi jika dia terlalu lama beraktivitas di luar ruangan saat cuaca panas. Atau bisa juga terjadi ketika Anda memakaikan baju yang terlalu Maka Anda  tidak perlu khawatir secara berlebihan jika tubuh bayi Anda terasa panas, tapi dia masih terlihat aktif dan masih mau minum susu.

Meski begitu, terdapat kondisi tertentu yang membutuhkan perhatian lebih. Anda harus waspada ketika bayi mengalami demam yang disertai dengan tanda-tanda seperti berikut ini:

    • Tidak nafsu makan.
    • Terlihat lesu dan tidak bersemangat saat diajak bermain.
    • Tidak responsif.
    • Memiliki ruam.
    • Uring-uringan saat tidur.
    • Pernapasannya terganggu.
    • Terlihat tanda-tanda dehidrasi, seperti mulut kering, tidak ada air mata saat menangis, atau popok tidak sebasah biasanya.
    • Kejang.

Selain itu, Anda juga harus segera membawa si Kecil ke dokter jika dia berusia di bawah 3 bulan saat demam. Si Kecil harus cepat ditangani dokter karena demam pada usia tersebut berpotensi menandakan bahwa bayi Anda mengalami kondisi yang serius.

Demam pada usia tersebut butuh perhatian khusus secara medis karena bayi usia tiga bulan ke bawah tidak memiliki lapisan pelindung sel antara aliran darah dan sistem saraf pusat yang cukup tebal. Ini memungkinkan mikroorganisme menyebar dan merusak jaringan saraf dengan cepat.

Karena demam meupakan jenis penyakit yang kerap menyerang si kecil , Untuk itu penting bagi moms untuk mengetahui bagaimana cara mudah, cepat dan aman mengatasi demam pada bayi yang sedang terserang demam, berikut adalah 10 cara mudah, cepat dan aman mengatasi demam pada bayi yang dapat Anda lakukan :

  1. Sirkulasi udara baik

Sirkulasi udara yang baik maksudnya adalah adanya keluar masuk udara yang baik. Sirkulasi udara yang baik akan membuat suhu udara di dalam ruangan menjadi lebih nyaman. Anda bisa memindahkan si kecil ke ruangan yang tidak banyak orang, karena banyak orang di ruangan akan meningkatkan suhu ruangan dan membuat ruangan menjadi lebih pengap.

Jangan memakaikan anak pakaian maupun selimut yang tebal, pakaikanlah pakaian yang tipis. Hal ini bertujuan untuk mencegah overheating (suhu panas berlebih). Selain itu, dengan menggunakan pakaian yang tipis, bayi atau anak akan bebas bergerak dan hal ini juga dapat mengurangi resiko terjadinya kejang

  1. Rutin mengganti pakaian anak/bayi.

Selalu rutin mengganti pakaian anak agar ia selalu merasa nyaman. Sebaiknya memilih pakaian yang berbahan katun yang dapat menyerap panas dan keringat anak / bayi.

  1. Kompres

Cara mudah, cepat dan aman mengatasi demam pada bayi dengan menggunakan cara tradisional yang cukup ampuh dalam menurunkan demam adalah dengan mengompresnya.

Kompres anak dengan menggunakan air hangat (30 hingga 32 derajat celcius). Hindari penggunaan air dingin maupun alkohol pada saat mengompres, karena dapat memicu penyempitan pembuluh darah bawah kulit si anak yang justru akan mengakibatkan terperangkapnya suhu panas di dalam bagian tubuh yang lebih dalam. Selain itu, penggunaan alkohol dapat meningkatkan resiko keracunan saat kandungan alkohol terserap kulit bayi.

  1. Pastikan kondisi dan lingkungan si kecil

Tidurkan/baringkan anak/bayi di suhu ruangan yang nyaman, yaitu tidak terlalu panas maupun terlalu dingin

Anda juga perlu memastikan kondisi si kecil, apakah dia merasa kedinginan atau merasa kepanasan. Jika kita mengetahuinya, maka kita bisa membuat penanganan yang tepat. Jika kedinginan kita bisa memberikan selimut.

Dalam memberikan selimut juga harus dipilih selimut yang memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga selain menghangatkan juga tetap dapat mengeluarkan panas dalam tubuh.

  1. Makanan mudah dicerna

Jika si kecil sudah dapat makan (usia > 1 tahun), Anda bisa memberikan makanan yang mudah dicerna selama si kecil sakit. Beri makanan yang halus seperti bubur dan sebagainya.

Walaupun memilih makanan yang mudah dicerna, kita juga harus memperhatikan asupan gizi yang masuk sehingga memilih bahan makanan yang sehat tetap menjadi syarat utama agar si kecil cepat kembali sehat.

Memberikan makanan bayi dengan tekstur yang lembut serta rendah serat serta gizi yang seimbang untuk memperkuat daya tahan tubuh anak, seperti biskuit, roti, sereal, maupun bubur. Hindari pemberian makanan pedas pada anak.

  1. Perbanyak minum

Memperbanyak asupan cairan bagi anak / bayi. Memberikan cairan yang cukup dapat membantu mencegah dehidrasi, misalnya dengan memberinya air putih yang cukup, sari buah, maupun makanan berbentuk cair. Untuk bayi di bawah 1 bulan, sebaiknya cukup menyusui ASI yang cukup.

  1. Obat-obatan yang sesuai dengan petunjuk dokter

Memberikan obat yang sesuai dengan gejala demam sangat penting dilakuakan. Pilih obat yang aman untuk bayi. Obat yang bisa diberikan pada bayi sebagai penurun panas adalah ibuprofen dan paracetamol.

Untuk anak-anak yang berusia di bawah 3 bulan, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum pemberian obat-obatan tersebut. Jangan terburu-buru memutuskan untuk memberikan obat-obatan tersebut, jadikan itu pilihan terakhir jika ternyata suhu badan anak / bayi tidak juga menurun. Berikan obat-obatan tersebut jika suhu tubuhnya di atas 38 derajat celcius.

  1. Istirahat yang cukup

Pastikan anak/bayi mendapatkan istirahat yang cukup.

  1. Mandikan Bayi

    Mandikan bayi Anda menggunakan air hangat. Pastikan air tersebut tidak terlalu panas untuk kulit bayi. Mandi air hangat juga memungkinkan si Kecil untuk menghirup udara hangat sehingga melancarkan pernapasannya. Selain itu tubuh si Kecil juga akan terasa lebih rileks.

  1. Selalu memeriksa suhu tubuh

Memeriksa suhu tubuh pada anak sangatlah penting dilakukan karena hal ini juga dapat digunakan dalam mengantisipasi apakah panas akan turun atau tidak dalam waktu dekat. Jangan hanya mengandalkan sensitifitas tangan Anda.

Gunakan termometer agar suhu tubuh dapat diukur dengan tepat. Kenaikan setengah derajat dari suhu normal pada bayi sudah dapat membuat sikecil tidak nyaman dan rewel.

Masalah yang dihadapi para orang tua pada saat pengukuran suhu tubuh bayi adalah karena bayi tidak bisa dikondisikan untuk menggunakan termometer analog yang harus diletakan pada lipatan tubuh atau lidah. Bayi tentunya belum mengerti dan akan banyak bergerak sehingga sulit menentukan suhu tubuh dengan akurat.

Untuk mengatasi hal tersebut, ada termometer yang lebih mudah digunakan terutama untuk mengukur suhu tubuh si kecil, yaitu termometer inframerah.

Termometer inframerah tergolong sebagai termometer tercanggih saat ini. Dalam penggunaannya, termometer digital dapat dihimpitkan pada bagian ketiak atau bagian tubuh lainnya untuk pengukuran suhu tubuh.

Satu hal yang membuat termometer inframerah berbeda dari jenis termometer lainnya adalah dapat mengukur suhu tubuh tanpa perlu menyentuhnya. Bagaimana hal tersebut dapat dilakukan oleh alat ini?

Jual Infrared thermometer anak

Seperti namanya, termometer inframerah memiliki sensor berupa sinar inframerah. Dalam pengoperasiannya, sinar inframerah ini memiliki radiasi yang kemudian dipaparkan pada objek yang ingin diukur suhunya. Kemudian sinar inframerah yang dipancarkan oleh objek ini dapat diukur, dan selanjutnya dapat memberikan petunjuk tentang suhu yang ada pada objek tersebut.

 Termometer inframerah ini diciptakan dengan menganut satu prinsip dasar, yaitu bahwa seluruh objek yang memancarkan energi inframerah yang semakin panas, maka molekulnya akan semakin aktif serta semakin banyak energi inframerah yang akan dipancarkan.

Termometer inframerah diciptakan dengan kecanggihan teknologi masa kini. Karenanya alat ini memiliki keunggulan yang cukup banyak jika dibandingkan dengan jenis termometer lainnya. Selain dapat mengukur suhu tubuh tanpa menyentuh objek, inilah beberapa keunggulan lainnya dari termometer inframerah.

Jual Infrared thermometer anak

Memiliki tingkat akurasi pengukuran yang tinggi walaupun dalam pengukurannya tidak perlu menyentuh objek, Dapat mendeteksi perubahan suhu dengan cepat (walaupun perubahannya sedikit) serta waktu yang diperlukan untuk pengukuran suhu sangatlah singkat, hanya dalam hitungan detik saja.

Menggunakan termometer inframerah tentunya sangat berbeda jika dibandingkan dengan menggunakan termometer air raksa ataupun termometer digital. Dengan sensor inframerahnya, maka moms cukup mendekatkan termometer inframerah ke pelipis atau dahi. Adapula beberapa tipe termometer inframerah yang mengukur suhu tubuh dengan posisi pengukuran di telinga dan di kening.

Termometer inframerah dapat digunakan sebagai solusi yang tepat untuk mengukur suhu tubuh si kecil dengan akurat. Penggunaannya yang mudah dan cepat membuatnya dapat memudahkan pekerjaan orang tua dalam mengukur suhu tubuh si kecil.

Mengingat panas pada anak sering kali terjadi, maka termometer inframerah ini termasuk salah satu alat kesehatan yang wajib dimiliki oleh tiap keluarga.

Segera membawa anak / bayi ke dokter jika :

      • Suhu bayi yang berusia dibawah 3 bulan mencapai / lebih dari 38 derajat celcius
      • Suhu bayi yang berusia antar 3 hingga 6 bulan diatas 39 derajat celcius
      • Bayi di atas usia 6 bulan mengalami demam disertai muntah, kejang, sesak nafas, nyeri pada otot, munculnya ruam pada kulit, dan sakit kepala berat.
      • Demam telah berlangsung selama lebih dari 3 hari
      • Anak / bayi tidak mau minum (ASI)
      • Bayi menangis terus menerus
      • Tidur terus menerus, badannya terlihat lemas.

Tips memberikan obat bagi anak / bayi :

    • Jangan memberikan obat anak-anak / bayi melebihi dosis harian
    • Jangan memberikan obat-obatan pada bayi di bawah umur dua bulan tanpa resep dari dokter
    • Sebelum memberikan obat, baca aturan pakai pada label yang tertera pada kemasan obat. Pastikan memberikan obat-obatan pada anak pada dosis yang tepat
    • Untuk obat-obatan berbentuk cair, gunakan takaran yang tersedia dalam kemasan untuk memastikan bahwa anda memberikan dosis obat yang tepat bagi anak.

Nah, itu tadi adalah 10 cara yang dapat Anda lakukan di rumah sebagai cara mudah, cepat dan aman mengatasi demam pada bayi. Cara tersebut dapat moms aplikasikan pada si kecil jika si kecil mengalami demam. Jika gejala lain muncul dan panas tidak kunjung turun, segera hubungi dokter terdekat agar si kecil dapat mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Reply

20 − 15 =