7 Masalah Tidur Pada Anak dan Cara Tepat Mengatasinya

Balita yang sehat juga tak jarang mengalami masalah tidur ketika mereka melalui masa yang berbeda pada tahap pertumbuhannya.

Saat anak susah tidur, tentunya moms juga jadi ikut-ikutan tidak bisa tidur. Masalah tidur apa saja yang biasanya terjadi pada balita? Bagaimana cara mengatasinya?

1. Menolak untuk tidur ketika diminta

Kebanyakan balita akan menolak jam tidur dan ingin terus bermain. Mereka belum cukup memahami bahwa tubuh mereka membutuhkan istirahat.

Malahan tak jarang mereka akan sangat berontak untuk menghidari tidur hingga mereka menangis hingga meraung-raung dan tentunya membuat moms jadi semakin pusing.

Solusinya:

Langkah pertama adalah jangan menyerah dengan tuntutan balita moms, sebab hal ini akan memberikan pengertian yang salah kepada balita anda. Mereka akan terus memanfaatkan hal tersebut sehingga akan semakin sulit bagi moms untuk mengatur mereka.

Metode yang moms bisa lakukan adalah dengan melakukan tawar menawar. Misalnya jika si anak masih ingin bermain, maka moms bisa katakan bahwa ia bisa bermain selama 10 menit lagi, dan setelah itu dia harus siap untuk tidur.

Cara lainnya adalah dengan mengizinkannya membawa mainan ketempat tidur dan kemudian moms bisa menemaninya di tempat tidur hingga ia tertidur lelap.

2. Bangun di tengah malam

Beberapa balita sering terbangun di tengah malam dan menjadi rewel bahkan menangis panik. Hal ini bisa terjadi karena ia merasa lapar, tidak nyaman, atau ketika terbangun ia tidak menemukan seorangpun yang menemaninya sehingga mereka ketakutan dan kemudian mulai menangis.

Solusinya:

Berikan kesempatan balita anda untuk tertidur kembali dengan kemauan mereka sendiri, berikan tepukan yang menenangkannya dan beritahu bahwa semuanya baik-baik saja. Berikan rasa nyaman dan aman sehingga ia kemudian tertidur kembali.

Jika ternyata anak terbangun karena lapar, moms bisa memberikannya susu. Minum susu sebelum tidur juga bisa menjadi solusi.

Dapatkan Dancow 3+ Madu Susu Formula [800 gr] di blibli.com

Dapatkan Frisian Flag Jelajah 123 Vanila 400gr di blibli.com

3. Bangun terlalu pagi

Apakah balita moms sudah bangun pagi-pagi sekali ketika moms sibuk menyiapkan berbagai hal di pagi hari? Hal ini terkadang wajar karena semakin besar balita moms, maka waktu tidurnya pun akan berkurang.

Alasan lainnya bisa jadi karena ia  ingin pipis, mengompol, atau merasa terganggu dengan kebisingan di pagi hari.

Solusinya:

Kebanyakan moms memang berharap agar balitanya bangun lebih siang sehingga moms bisa mengerjakan pekerjaan rumah lainnya selama balita moms masih tertidur.

Kalau memang ini yang moms inginkan moms bisa lakukan dengan mengecek kebutuhan tidur si balita. Mungkin moms bisa membuat balita moms tidur 1 hingga 2 jam lebih larut sehingga dipagi harinya mereka bangun lebih siang.

4. Menolak tidur siang

Tidur siang setelah lewat tengah hari bisa membantu balita moms agar tetap semangat dan menjaga suasana hatinya, sebab anak yang kelelahan biasanya menjadi sangat rewel.

Tidur siang juga baik untuk kesehatan dan pertumbuhannya. Tapi sayangnya tak mudah untuk membuat mereka tidur siang. Mereka belum memahami bahwa setelah tidur siang mereka bisa bermain kembali dengan semanga ganda.

Solusinya:

Dalam situasi seperti ini memaksa anak untuk tidur siang mungkin kurang bijak. Lebih baik moms mengajaknya untuk lebih aktif di pagi hari, moms bisa mengajaknya bermain di taman atau bermain bola di halaman rumah.

Dengan membuatnya aktif berlari kesana kemari, balta moms akan kelelahan dan siap untuk diajak tidur siang, bahkan tak jarang ia akan tidur siang dengan sendirinya.

5. Takut untuk tertidur

Pasti semua orang tua akan mengalami masa dimana balita takut untuk tidur sendiri dikamarnya dalam gelap. Saat gelap memang sering kali membuat benda-benda yang biasa menjadi terlihat seperti monster atau alien. Mereka juga mungkin merasa takut karena sudah melihat gambaran hantu atau monster di televisi.

Solusinya:

Mimpi buruk bisa sering terjadi pada usianya sekarang ini. Apalagi imajinasinya sedang banyak-banyaknya. Moms tidak perlu memaksanya untuk tidur dalam gelap, moms bisa menyediakan lampu tidur dengan cahaya yang temaram dan menenangkan baginya. Sebelum balita tertidur moms juga bisa membacakannya cerita yang menyenangkan.

6. Butuh waktu lama untuk tertidur

Sering ya moms ketika mengantar balita untuk tidur, ia belum juga tertidur sementara kita sudah sangat mengantuk hingga ketiduran duluan. Idealnya, balita akan tertidur setelah 15-20 menit berada di atas kasur yang nyaman dan suasana yang tenang.

Solusinya:

Coba cari tahu penyebabnya, apakah waktu tidur siang dengan tidur malamnya terlalu dekat, ataukah ia tidur siang terlalu lama. Jika itu masalahnya maka moms bisa mengatur waktu tidur siangnya sehingga lebih singkat ata memajukannnya 1-2 jam lebih awal.

Selanjutnya moms harus konsisten dalam menentukan waktu tidurnya. Semakin moms konsistem, maka hal itu akan menjadi kebiasaan bagi balita moms untuk tertidur. Hal lain yang perlu moms lakukan adalah dengan sebisa mungkin mengurangi gangguan seperti kebisingan atau cahaya yang terlau terang.

7. Tak bisa tidur karena sakit

Saat sakit atau saat tumbuh gigi balita memang cenderung jadi rewel dan sulit untuk diajak tidur. Rasa sakit yan dirasakan olehnya membuatnya sulit untuk tertidur dan membuat moms harus tetap terjaga sepanjang malam.

Solusinya:

Jika anak susah tidur karena sakit, moms perlu berkonsultasi pada dokter untuk mengatasi penyakitnya. Dokter biasanya akan memberikan pengobatan tertentu untuk balita moms untuk meringankan rasa sakitnya.

Jika si kecil sedang mengalami tumbuh gigi, moms bisa memberikannya mainan teething atau teethers yang bisa ia gigit-gigit dan memberikan kenyamanan untuk gusinya.

Dapatkan Chicco Teething Ring di blibli.com

Reply

nineteen − 8 =