Berat Badan Bayi Ideal Yang Wajib Moms Ketahui!

Untuk mengetahui berat badan bayi ideal, sering kali orang tua hanya melihat bentuk fisik bayi secara kasat mata. Sudah umum menjadi asumsi kebanyakan orang bahwa Si Kecil yang terlihat gemuk diasumsikan Si Kecil yang sehat. Padahal belum tentu demikian, bisa jadi Si Kecil mengalami kelebihan berat badan dari batas normal.

Begitu juga dengan Si Kecil yang terlihat biasa saja, bukan berarti bayi memiliki berat badan yang ideal. Bisa jadi Si Kecil malah memiliki berat badan di bawah nilai normal (kurang gizi). Untuk itu perlu adanya patokan khusus dan cara penghitungan yang tepat mengenai berat badan bayi ideal.

Pasti banyak diantara Moms yang belum mengetahui cara menghitung berat badan bayi ideal. Ya wajar saja karena mungkin tidak adanya latar belakang pnedidikan mengenai hal ini. Padahal ini sangat penting diketahui loh Moms, tidak lain agar tumbuh kembang anak berjalan optimal.

Namun tak perlu khawatir, Cosmomom akan menjelaskan untuk moms beberapa cara untuk menentukan Berat Badan Ideal Bayi. Simaklah Artikel berikut ini.

Faktor yang memengaruhi berat badan bayi

Sebelum mengetahui berapa berat badan bayi ideal, ada baiknya Moms mengetahui faktor apa saja yang bisa memengaruhinya. Menurut American Pregnancy, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi berat badan bayi dan perkembangannya.

1. Usia kandungan

Bayi prematur yang lahir terlalu dini sebelum usia kehamilan fullterm (38 hingga 40 minggu) akan memiliki berat badan yang kurang dibandingkan dengan bayi yang lahir tepat pada waktunya.

2. Jenis kelamin

Bayi laki-laki pada umumnya memiliki berat badan yang lebih besar daripada perempuan. Bayi laki-laki juga melalui perkembangan yang lebih pesat dari bayi perempuan.

3. Kondisi kesehatan ibu ketika mengandung

Jika Moms sering sakit ketika mengandung, berat badan bayi bisa saja lebih rendah, bahkan lahir di bawah batas normal, dibandingkan Moms mengandung yang kondisinya sehat.

4. Kecukupan gizi ibu ketika mengandung

Moms yang makan dengan gizi yang cukup akan memiliki bayi relatif lebih berat dibandingkan Moms yang tidak tercukupi gizinya.

5. Kondisi kesehatan bayi saat lahir

Misalnya, bayi yang mengalami sakit bawaan atau kongenital saat dia lahir akan memengaruhi berat lahirnya.

6. Bayi kembar atau tidak

Nutrisi Moms akan dibagi kepada dua bayi sehingga akan memengaruhi berat lahir kedua anak kembarnya.

Rumus Berat Badan Bayi Ideal

Rumus ini khusus untuk bayi  (usia dikatakan bayi adalah 0 bulan-12 bulan):

  • Berat badan bayi ideal (BBI) = (usia bayi dibagi 2) + 4

Contoh: bayi Ana berusia 5 bulan, maka berat badan idelanya adalah (5:2) + 4 = 6,5. Jadi berat badan bayi ideal untuk Ana adalah 6,5 kg.

Catatan : Setelah mengetahui cara menghitung berat badan bayi ideal. Moms juga dapat melihat tabel kenaikan berat badan menurut WHO untuk menyesuaikan apakah berat badan sang buah hati termasuk dalam katagori ideal.

Tabel Berat Badan Bayi Ideal

Tabel di bawah ini merupakan tabel berat badan menurut usia bayi berdasarkan standar World Healt Organization (WHO) yang tebagi menjadi dua jenis kelamin yaitu laki-laki dan perempuan.

  • Tabel Berat Badan Bayi Ideal Laki-Laki

  • Tabel Berat Badan Bayi Ideal Perempuan

Adapun  keterangan dan penjelasan untuk membaca tabel berat badan ideal menurut WHO adalah sebagai berikut:

  • Jika berat badan anak berada antara batas bawah dan batas atas – tergolong berat badan normal sesuai usianya
  • Jika berat badan anak yang berada di bawah batas bawah – tergolong berat badan kurang (under weight )
  • Jika berat badan berada di atas batas atas – tergolong kelebihan berat badan (over weight )

Setelah mengetahui rumus dan tabel berat badan bayi ideal, tentu saja Moms Ingin agar berat badan sang buah hati selalu dalam kategori normal. Lalu apa saja ya yang Moms dapat lakukan agar berat bada bayi menjadi ideal?

Berikut Tips Agar Berat Badan Bayi Selalu Ideal

1. Rutin Memberikan Air Susu Ibu (ASI)

Pemberian ASI diberikan sejak bayi berusia 0 bulan sampai 24 bulan. Hanya saja perbedaannya untuk bayi di atas usia 6 bulan (>6 bulan) bayi boleh diberikan Makanan pendamping ASI (MPASI).

  • bayi di bawah 6 bulan. Moms perlu memberikan ASI ekslusif. ASI ekslusif  adalah pemberian ASI saja pada bayi tanpa penambahan makanan apapun, seperti pisang, air putih, atau lainnya. Dengan memberikan ASI ekslusif sesuai dengan keinginan bayi atau kapan pun bayi menginginkan ASI (on demand) maka bayi akan mencapai berat badan ideal.

    Jangan takut untuk membangunkan bayi yang sedang tertidur untuk memberikan ASI, karena dengan cara tersebut nutrisi bayi akan terpenuhi dan bayi akan mencapai berat badan yang ideal.

 

  • Bayi di atas 6 bulan. Setelah mencapai usia di atas 6 bulan bayi mulai diperbolehkan untuk mengkonsumsi makanan selain ASI, jika produksi ASI Moms masih baik dan bayi masih mau diberikan ASI sebaiknya gunakan ASI sebelum beralih pada susu formula.

    ASI banyak memiliki kandungan nutrisi yang tidak dimiliki oleh susu formula, sehingga pemberian ASI setelah enam bulan dapat membantu bayi mencapai berat badan ideal.

2. Memenuhi Kebutuhan Nutrisi

Untuk mencapai berat badan yang ideal, Bayi usia di atas 6 bulan, membutuhkan nutrisi yang baik. Pemilihan makanan pada bayi di atas enam bulan perlu diperhatikan.

Semua jenis sayur-sayuran dan buah-buahan memiliki nutrisi yang baik bagi bayi, namun ada beberapa jenis makanan yang dapat membantu bayi untuk mencapai berat badan ideal.

Berikut makanan bayi di atas enam bulan yang dapat membantu mencapai  berat badan ideal:

Makanan yang Mengandung Kalori

  • Pisang, selain memiliki vitamin A, vitamin C, folat, kolin , mineral (kalium, kalsium, magnesium, fosfor), karbohidrat, serta omega-6 asam lemak yang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Pisang memiliki kalori yang baik untuk mencapai  berat badan ideal.

  • Gandum, memiliki kalori yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Moms dapat menggunakan bahan makanan yang terbuat dari gandum seperti oatmeal untuk sang buah hati.

  • Ubi jalar, memiliki kandungan gula yang tinggi serta beta karoten, yang dapat membantu mencapai  berat badan bayi menjadi ideal. Moms dapat mengolah Ubi jalar menjadi sup bila bayi masih belum bisa memakan secara padat.

  • Telur, selain mengandung protein yang baik bagi tubuh, telur dapat membuat berat badan bayi menjadi ideal. Moms dapat mencampurkan potongan telur yang telah direbus ke dalam sup.

  • Margarin atau mentega, Moms dapat mencampurkan sedikit margarin dan mentega ke dalam bahan MPASI.

3. Cemilan yang Sehat

Pilihlah cemilan yang memiliki kalori tinggi, cemilan yang sehat bisa didapatkan dari biskuit gandum atau buah-buahan, seperti alpukat dan pisang. Jangan berikan bayi Moms jajanan atau makanan yang mengandung pengawet atau bahan pewarna.

4. Mengatur Pola Makan dan Istirahat

Pola makan dan istirahat yang terjadwal dan teratur dapat membantu sang buah hati mencapai berat badan ideal. Jangan sampai waktu istirahat Si Kecil dipakai untuk makan atau sebaliknya. Berikut contoh jadwal pemberian makan pada Si Kecil.

  • Setelah bayi bangun tidur misalnya 07.00 pagi,  berikan ASI atau susu formula
  • 09.00 berikan MPASI
  • 11.00 berikan cemilan atau asi / susu formula
  • 14.00 berikan MPASI
  • 16.00 berikan cemilan sehat atau ASI / susu formula
  • 19.00 berikan MPASI
  • 21.00 berikan ASI atau susu formula

Catatan: 

  • Jadwal pemberian makan bisa disesuaikan dengan kebutuhan sang buah hati, jika sang buah hati tidak menginginkan cemilan, jagan memaksakan bayi untuk memakan, Bunda bisa menggantinya dengan ASI atau susu formula.
  • Berikan jadwal setiap 2-3 jam untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Dengan mengatur pola makan, bayi juga akan menyesuaikan pola tidurnya sehingga pola tidur tidak terganggu.

Itulah beberapa tips agar Berat Badan Si Kecil Selalu Ideal. Semoga setelah membaca artikel ini Moms dapat mengetahui Berat Badan Bayi Ideal dan Moms dapat mengikuti beberapa tips agar bayi Moms memiliki Berat badan yang Ideal. Terima Kasih Moms ^_^

Reply

fifteen − 6 =