Keuntungan Dari Persalinan Water Birth

Keuntungan Dari Persalinan Water Birth Yang Belum Banyak Diketahui Secara Luas

Sebenarnya, hakekat manusia itu hidup di atas tanah (terestrial). Mengapa ada ide melahirkan di dalam air (waterbirth)?

Berbahayakah waterbirth?

Ide dasarnya, janin yang selama 9 bulan berenang dalam air ketuban, maka ia akan lebih nyaman memasuki dunia baru yang sama-sama air.

Metode ini akan membantu baby transisi dari kehidupan rahim dengan kehidupan di luar sehalus mungkin.

Tujuannya untuk memudahkan persalinan baby, dan mengurangi rasa sakit pada Moms.

 

 

Pro dan kontra terhadap waterbirth terus terjadi di kalangan medis. Water Birth mulai populer di Rusia dan Prancis sejak tahun 1970-an.

Sebenarnya, proses waterbirth sama saja dengan persalinan normal. Hanya prosesnya dilakukan di dalam sebuah kolam plastik (bathtube) yang sudah disterilkan berukuran 2 meter.

Moms merendamkan tubuhnya ke dalam air hangat dan selalu dijaga agar tetap bersikulasi. Air hangat bersuhu 36-37 derajat Celcius diyakini dapat membuat sirkulasi pembuluh darah jadi lebih baik.

Air hangat dapat memengaruhi efektivitas kontraksi rahim. Baby akan merasakan tak ada perbedaan suhu yang ekstrem saat “berenang” di cairan ketuban di rahim dengan di luar rahim.

Manfaat bagi baby? Meskipun masih perlu riset, metode ini memungkinkan IQ baby menjadi lebih tinggi dibandingkan metode lain.

Ada beberapa hal yang harus dipahami pada water birth. Pahamilah risiko dan tantangannya.

 

Apa Manfaat Bagi Ibu?

1. Aman dan Dalam Kontrol

Moms masuk ke bathtub waterbirth saat pembukaan pada mulut rahim 5 Cm. Moms bisa memilih posisi yang dirasa nyaman. Ketinggian air pun dipertimbangkan tidak sampai melewati leher. Posisi Moms terjaga agar tidak merosot selama persalinan.

Dokter dan tenaga medis tim waterbirth selalu ada disamping Moms.

2. Relaksasi bagi Moms

Suasana nyaman dalam proses waterbirth mendukung perasaan Moms menjadi rileks dan tenang. Efek relaksasi dari air  dapat membantu persalinan. Moms akan merasa lebih rileks karena semua otot berkaitan dengan proses persalinan menjadi elastis.

Berendam akan membantu Moms berkontraksi, sehingga stres dari persalinan menjadi berkurang. Kontraksi akan kehilangan ritmenya jika Moms tegang.

3. Bekerja Dengan Gravitasi

Bisa jadi akan lebih mudah untuk mendorong baby Moms keluar saat di dalam air daripada di udara. Moms akan didukung oleh air dan dapat menggunakan sisi kolam renang untuk dukungan ekstra.

4. Bisa Mengatasi Rasa Nyeri

Berada di air hangat membuat Moms lebih mudah mengatasi rasa sakit saat kontraksi. Sama seperti Moms mandi untuk meredakan sakit perut atau sakit punggung. Metode ini mempermudah proses mengejan, sehingga rasa nyeri selama persalinan tidak terlalu dirasakan.

5. Terbantu Kemampuan Moms Mengapung

Air akan membuat Moms mengapung dan merasa lebih ringan, mudah untuk bergerak, sehingga Moms lebih nyaman. Ini akan membuat Moms menemukan posisi terbaik untuk membantu baby keluar dengan mudah melalui panggul.

6. Privasi dan Kendali Sendiri

Saat Moms terbenam dalam air hangat, Moms akan berada di dunia Moms sendiri dan dapat bersalin tanpa merasa terganggu. Suasana sekitar akan sangat mendukung. Hal ini akan membantu Moms lebih mengenali dan mengendalikan tubuh sendiri.

7. Ada yang Menemani Selama Proses

Pedoman rumah sakit menyatakan bahwa Moms tidak boleh ditinggalkan sendirian saat berada di kolam kelahiran. Bidan, dokter atau pasangan persalinan (Dads atau ibu Moms) akan bersama dengan Moms setiap saat.

8. Hasilnya Terbukti Positif

Banyak yang pernah melalui proses kelahiran metode waterbirth, merasa sebagai pengalaman positif dan memilih melakukannya lagi untuk persalinan berikutnya. Testimoni nya menyebut water birth sangat membantu ketika masuk ke tahap mendorong.

9. Kelahiran Tenang Untuk Bayi Anda

Praktisi Water Birth percaya bahwa transisi ke dunia luar menjadi kurang traumatis bagi bayi yang lahir di dalam air.

Air hangat dalam kolam akan terasa seperti air dalam uterus (rahim) untuk baby Moms. Baby yang lahir di dalam air, seringkali lebih tenang, dan menangis lebih sedikit dibanding baby yang lahir di udara bebas.

Bagaimana dengan pernafasan pertama baby? Baby yang sehat memiliki cara untuk melindungi diri mereka sendiri “dive reflex (refleks menyelam)”. Baby secara naluriah alamiah akan menutup dan menghentikan jalan napas mereka, untuk bernapas dalam air.

10. Proses Lebih Cepat

Proses pembukaan jalan lahir akan berjalan lebih cepat. Begitu juga dengan tahapan kelahiran berikutnya.


 

Tips Waterbirth

1. Buatlah keputusan yang tepat setelah berkonsultasi dengan dokter. Pastikan untuk melahirkan di dalam air. Yakinlah itu sebagai cara terbaik bagi persalinan Moms.

2. Bersiaplah dengan mengikuti senam hamil sebelumnya. Senam hamil berguna untuk melatih pernapasan dan melenturkan lubang vagina sehingga memudahkan kelahiran si baby.

3. Pilihlah rumah sakit yang memiliki fasilitas water birth dengan tenaga dokter dan perawat yang terlatih.

4. Cek kesehatan terlebih dahulu, karena water birth tidak dapat dilakukan oleh Moms yang memiliki panggul kecil dan kehamilan sungsang. Moms juga terbebas dari penyakit herpes, bisa berisiko menularkan penyakit ke baby.

5. Ikuti proses sesuai arahan. Bidan akan memandu Moms untuk memastikan Moms tidak membawa kepala bayi ke permukaan sebelum sisa tubuhnya lahir.

 

Yakinlah! Melahirkan di air (waterbirth) aman dan tetap ada batasan serta pertimbangan medis untuk dilaksanakan. Kendati terlihat mudah, tidak bisa dilakukan sembarangan!.

Moms mau mencobanya? Konsultasikan dengan dokter ya [email protected]

Reply

20 − nineteen =