Kuasai 6 Teknik Komunikasi Efektif Ibu Dan Janin Dalam Kandungan

Saat masih di dalam kandungan janin ternyata sudah dapat di ajak berkomunikasi lho Moms. Komunikasi Ibu Dan Janin Dalam Kandungan akan berdampak positif baik untuk sang janin maupun sang ibu .

Sejumlah penelitian  telah menunjukan bahwa Komunikasi Ibu Dan Janin Dalam Kandungan yang dilakukan ketika janin masih didalam kandungan  akan memiliki  tingkat IQ anak menjadi  lebih tinggi.

Selain itu, kosa kata anak-anak tersebut juga jauh lebih kaya dari pada anak-anak yang jarang mendapat stimulasi verbal sewaktu mereka masih bayi.

Moms dapat mulai mengajak bayi anda berbicara sejak Bunda mulai hamil. Secara demikian, bayi Bunda akan terbiasa dengan suara Bunda. Dengan membaca buku atau bernyanyi dan bersenandung akan membuat bayi merespon dari pendengarannya.

Beberapa Cara komunikasi antara Ibu dengan Janin dalam kandungan dapat Bunda lakukan sebagai berikut ini.

  1. Mengajak bayi berbicara

komunikasi antara Ibu dengan Janin 1

Ajak baby Moms bicara, atau sekadar mengucapkan selamat pagi, bercerita mengenai persiapan Momsmenghadapi kelahirannya. Berbagai manfaat lain mengajak janin bicara yaitu merangsang pembentukan sel-sel otak sehingga janin yang dilahirkan memiliki kecerdasan lebih tinggi.

Dari sini dapat kesimpulan bahwa dengan mengajak janin berbicara memberi banyak manfaat bagi ibu dan bayi. Hal ini sudah dibuktikan dengan penelitian oleh beberapa ahli seperti ahli neurologi, biokimia, sosiologi,psikologi dan lainnya. Ibu bisa bercerita tentang apa saja, tentang perasaan ibu, apa yang ibu lihat, dan ibu dengar.

  1. Mengajak bayi berinteraksi

komunikasi antara Ibu dengan Janin 2

Meskipun Bunda beraktivitas, bunda tetap bisa berinteraksi dengan bayi. Misalnya ketika terdengar suara keras yang mengejutkan, Bunda segera menghindar dari tempat tersebut, belai perut Bunda dan meminta maaf kepada bayi seraya berkata dengan lembut menenangkan.

Begitu juga ketika mau berolahraga, ajak bayi mengobrol sambil melakukan gerakan-gerakan ringan. Komunikasi Bunda dan janin akan lebih kuat apabila saat membeli perlengkapan bayi, Bunda berkomunikasi dengan janin ketika memilih barang yang akan Bunda beli.

  1. Memberikan stimulus belaian pada perut ibu

komunikasi antara Ibu dengan Janin 3

Stimulus belaian dapat diberikan pada kandungan di atas 7 bulan.

Membelai

Moms letakkan jari-jemari pada posisi punggung janin yakni di sekitar bawah perut. Lakukanlah gerakan membelai-belai punggung janin dari bawah hingga mencapai bagian atas perut yang yaitu posisi pantat bayi. Belaian ini diiringi dengan ucapan kata-kata lembut.

Mengusap

Moms  tentukan dulu posisi punggung dan pantat bayi, lalu gunakan gerakan mengusap dengan jari telapak tangan terbuka. Selanjutnya usap-usaplah bagian perut secara melingkar dan beri sedikit tekanan. Lakukan usapan dengan iringan nyanyian.

Menepuk

Gerakan menepuk dengan lembut ini dilakukan pada bagian atas perut Moms yang merupakan punggung atau pantat bayi. Akan tetapi bila dideteksi bahwa posisi janin sungsang, gerakan menepuk dapat dilakukan pada bagian bawah perut. Lakukan dengan cara merapatkan jari-jemari kemudian telapak tangan menepuk secara halus.

Biasanya kemudian janin akan memberi respondengan cara menendang atau gerakan lainnya. Tepuk pula di tempat yang berbeda-beda dan perhatikan jika ia akan memberi respons juga. Yang jelas, jangan menepuk terlalu keras sampai si ibu merasa sakit dan tak nyaman.

  1. Menyanyi dan bersenandung diperuntukkan kepada bayi

komunikasi antara Ibu dengan Janin 4

 

Kira-kira dimulai pada minggu ke-20, saat Moms menjelang tidur sambil mengusap perut, Moms boleh mengucapkan kata-kata yang lembut atau bersenandung lembut yang dirasa menyenangkan bayi. Bayi Moms turut merasakan keindahan senandung lembut yang Moms lantunkan dengan tulus.

  1. Memperkenalkan bayi di kandungan kepada Moms, Daddy, dan bila bertemu anggota keluarga lainnya

komunikasi antara Ibu dengan Janin 5

Moms dan Daddy pertama kali berkomunikasi kepada janin dengan cara memperkenalkan diri, misalnya dengan berkata: Baby, ini Moms dan ini Daddy. Seketika janin dapat mendengar kata-kata orang tuanya itu. Moms ucapkan secara berulang dan perlahan dengan nada suara yang lembut.

Bagi ayah, dekatkan kepala pada perut Bunda dan tempelkan pipi di perut lalu berkomunikasilah dengan berkenalan dan bicara dengan bayi. Jika terasa “tendangan” maka itu menunjukkan adanya respons janin terhadap suara yang didengar. Demikianlah cara bayi mulai belajar sesuatu tentang dunianya.

  1. Mengajak berdoa bersama, hanya ibu berdua bayi

komunikasi antara Ibu dengan Janin 6

 

Baik itu sebelum atau sesudah maghrib, Bunda bisa membaca sekaligus memperdengarkan Al-Quran, serta berdoa bersama bayi ibu dengan permohonan yang sepenuh hati. Berdoalah dengan khusyuk dan berpikiran positif untuk keselamatan ibu berdua bayi. Mengaji sambil mengusap perut

Pilihlah waktu yang tepat untuk komunikasi ini. Hindari waktu berikut ini untuk Moms melakukan Komunikasi Ibu Dan Janin Dalam Kandungan (khususnya stimulasi dialog) yaitu setelah Pkl.20.00 – 03.00 (karena pada jam-jam tersebut janin sedang proses peremajaan sel-selnya).

komunikasi Ibu dan Janin dalam kandungan ini jangan sampai putus hingga setelah ia lahir dan bayi tumbuh dewasa. Kedekatan jiwa orang tua dan anak, saling memahami satu sama lain dan kelancaran komunikasi akan sangat membantu dalam proses mendidik anak dan membangun keharmonisan keluarga.

Dari pengetahuan ini hendaknya Moms dan Daddy bisa sedini mungkin melakukan yang terbaik untuk anak-anaknya, sehingga lahirlah generasi-generasi unggul dengan kemampuan terbaik pula.

Penting pula untuk setiap ibu hamil mengetahui bagaimana perkembangan sang janin dari bulan ke bulan untuk itu Yuk Moms Ketahui Lebih Detail Tentang Perkembangan Tubuh Janin dari Bulan ke Bulan

Reply

9 + 16 =