Pentingnya Mensterilisasi Peralatan Bayi

Kebersihan Peralatan Makan dan Minum si Kecil di Tahun Pertama Kehidupannya Penting Untuk Diperhatikan. Jika Tidak, Beberapa Penyakit Siap Mengancam Kesehatannya.

Inilah 4 Fakta Seputar Pentingnya Mensterilisasi Peralatan Bayi.

Mom, pernahkah berpikir bahwa si kecil sangat rentan terhadap segala penyakit dan kuman lantaran imunnya yang masih kurang? Ya, daya tahan tubuh bayi berbeda jauh dari daya tahan tubuh manusia dewasa, terlebih di tahun-tahun pertama kehidupannya. Ia masih akan sangat sensitif terhadap segala sesuatu yang masuk ke tubuhnya. Salah satu hal yang sangat perlu dijaga adalah kebersihan peralatan makan dan minumnya.

Jika si kecil masih menyusu, Moms perlu memperhatikan kebersihan dan strerilisasi dari pompa asi dan alat-alat menyusui lainnya. Jika si kecil menggunakan botol susu, sterilisasi botol susu pun sangat penting untuk dilakukan, sama halnya dengan peralatan makan ketika bayi sudah mulai makan di usia 6 bulan.

Mengapa perlu sterilisasi dan bagaimana cara mensterilkan peralatan bayi tersebut? Simak 4 poin penting seputar sterilisasi peralatan bayi berikut ini.

1. Sterilisasi perlu dilakukan untuk mencegah kuman penyakit masuk

Seperti yang telah diungkapkan diatas, guna sterilisasi peralatan makan dan minum bayi adalah untuk mencegah masuknya kuman dan bakteri yang mengancam si kecil melalui perlatan makan dan minum. Bayi sangat rentan terhadap penyakit karena imunitasnya yang masih kurang. Untuk itulah, sterilisasi peralatan makan minum bayi perlu dilakukan untuk mencegah penyakit.

Selain itu, sterilisasi ini juga berguna untuk mencegah kematian bayi. Meskipun tidak dapat dipastikan bahwa hal ini menjamin 100% kuman tidak masuk, namun paling tidak sterilisasi dapat meminimalisir masuknya kuman ke tubuh bayi.

2. Pilih metode sterilisasi yang tepat

Terdapat beberapa metode untuk sterilisasi alat dan perlengkapan makan bayi, antara lain sterilisasi menggunakan air dingin (cold water), sterilisasi uap listrik dan microwave. Masing-masing tentu saja memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri-sendiri.

Sterilisasi air dingin dilakukan dengan menggunakan larutan sterilisasi atau tablet untuk membunuh bakteri. Alat ini tidak membutuhkan cara yang sulit, justru sangat praktis dibawa ketika sedang bepergian. Sayangnya, alat ini memakan waktu lama yaitu sekitar setengah jam dan harus mencuci kembali semua peralatan dengan air mendidih untuk menghilangkan bahan kimia dari larutan sterilisasi.

Sterilisasi uap listrik lebih cepat dan mudah, bahkan hanya membutuhkan waktu sekitar 6 hingga 8 menit saja. Moms tak perlu membersihkan alat ini setelah dipakai, namun alat ini tak bisa dibawa kemana-mana karena membutuhkan listrik untuk bisa menggunakannya. Dan tentu saja alat sterilisasi ini lebih mahal dari sterilisasi air dingin.

Jual Washable Breast Pad Bamboobies

Sterlisasi microwive juga menggunakan uap untuk menghilangkan bakteri seperti diatas, namun harganya lebih murah dan waktunya lebih fleksibel tergantung dari kekuatan sebuah microwive. Sayangnya, alat ini tak memiliki kapasitas yang besar untu menampung semua peralatan bayi.

3. Sterilisasi alat menggunakan air mendidih juga bisa dilakukan

Jika Moms keberatan untuk membeli alat-alat diatas, sterilisasi menggunakan air mendidih pun bisa dilakukan. Caranya cukup mudah yaitu dengan merebus peralatan makan dan minum si kecil diatas air yang mendidih. Masukkan botol susu ke dalam air dan didihkan selama kurang lebih 10 sampai 15 menit. Dengan cara ini, kuman dan bakteri pun bisa menghilang.

4. Lakukan sterilisasi alat makan dan minum ini hingga bayi berusia 1 tahun

Sebaiknya Moms melakukan upaya pencegahan kuman penyakit dengan sterilisasi alat-alat bayi ini hingga si kecil berusia 1 tahun. Setelah itu, Moms tak perlu lagi melakukannya karena imunitas dari tubuh bayi pun berangsur mulai meningkat. Pada saat ini si kecil mulai berlatih minum menggunakan gelas biasa dan gerakan motoriknya pun sudah terlatih.

Reply

20 − 17 =