Jadi Suami Siaga Menjelang Persalinan Saat Berlibur

9 Tips Jitu, Jadi Suami Siaga Menjelang Persalinan Saat Libur Panjang

Persalinan adalah hal yang terbaik dan terindah yang pernah terjadi pada hidup Moms & Dads. Saat masa persalinan datang, tentunya berharap lancar tanpa kendala.

Namun, apa jadinya jika baby lahir bertepatan dengan hari lebaran, saat semua orang libur dan cuti panjang?

 

Sepertinya Dads perlu menjadi suami siaga!. Siap sedia menghadapi persalinan Moms.

Inilah 7 tips persiapan Dads  saat menghadapi persalinan tepat di hari libur panjang.

 

1. Tandai Hari Persalinan

Dads perlu tahu kapan perkiraan dokter untuk persalinan Moms. Tandai di kalender dengan lingkaran besar, kapan Moms akan melahirkan. Dads akan punya tengang waktu untuk menyiapkan segala keperluan Moms dan calon baby beberapa hari sebelumnya.

Buatlah list apa saja yang harus disiapkan dan lakukan. Cek list sebelum due date tiba. Dads akan siap saat tiba-tiba Moms harus melahirkan di luar perkiraan waktu persalinan.

suami siaga 1

2.    Pastikan Kesiapan Tempat Bersalin

Pasti Dad & Moms telah punya pilihan tempat bersalin. Bisa di tempat bidan, dokter keluarga, puskesmas, atau rumah sakit rujukan yang dekat dengan rumah. Perhatikan kepadatan lalu lintas pada jam-jam tertentu sehingga dapat mempersiapkan jalur alternatif untuk sampai ke RS.

Meskipun Moms menginginkan persalinan normal, namun tidak menutup kemungkinan terjadinya proses Caesar. Proses ini memerlukan persiapan yang jauh lebih rumit dibandingkan persalinan biasa.

 

3. Siapkan Copy Identitas dan Tanda Pengenal.

Siapkan kartu atau kunjungan pemeriksaan kehamilan, KTP (suami-istri, beserta foto kopinya), kartu dan surat asuransi, serta kartu kredit serta kartu ATM. Pastikan semuanya aman dan tidak ada masalah administratif. Ini untuk menghadapi kondisi darurat.

 

suami siaga 2

www.pasporonline.com

4. Yakinkan Segala Proses Lancar

Urus administrasi rumah sakit sedini mungkin, agar Moms mendapatkan kamar dan perawatan yang dibutuhkan. Lakukan reservasi di RS sebelumnya untuk mendapatkan kamar yang diinginkan. Beberapa RS, bisa memberikan potongan harga dan beberapa keuntungan lainnya jika memesan kamar dari jauh-jauh hari.

Cari informasi bagaimana cara dan proses administrasi ini secara lengkap, agar tidak terjadi masalah pada saat mengurusnya nanti. Termasuk proses untuk Dads untuk meng-adzani saat baby lahir dan Moms melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD).

 

5. Persiapkan Finansial

Sebaiknya lakukan pembagian, Moms fokus saja pada proses persalinansaja. Sementara Dads yang mengatur segala persiapan secara finansial. Pastikan apakah bisa dengan transfer, atau harus cash.

Siapkan seperlunya uang cash di dompet. Ingat, saat libur panjang ketersediaan uang di ATM pun juga kadang bermasalah. Bagi yang punya asuransi, jangan andalkan asuransi. Asuransi akan membayar setelah kita selesai mengeluarkan uang terlebih dahulu. Yakinkan ke perusahaan asuransi, mana yang harus dibayar sendiri, dan mana yang bisa di klaim .

suami siaga 3

6. Simpan Nomor-nomor Emergency

Mulai sekarang, catat dan simpan nomor emergency terkait dengan kehamilan dan persalinan Moms di dalam smartphone dan notes Dads. Sebaiknya jangan terlalu percaya hanya disimpan di smartphone, karena sewaktu-waktu (pada saat kondisi persalinan) smartphone bisa saja hilang.

Gunanya, agar saat Moms melahirkan, Dads bisa langsung menghubungi dokter, ambulance, donor darah, dan lainnya.

 


 

7. Jangan Sampai Terlambat!

Dads harus berhitung waktu. Dads harus selalu berusaha untuk tepat waktu sampai di tempat bidan, rumah bersalin ataupun rumah sakit.

Siapkan kendaraan sebelumnya agar Moms bisa segera sampai tempat bersalin. Siapkan pengemudi jika tak bisa berkonsentrasi mengemudi saat istri mengalami kontraksi dalam perjalanan ke rumah sakit. Moms lebih memerlukan Dads disampingnya saat itu.

 

8. Menyiapkan Pendonor Darah

Donor darah kadang diperlukan saat Moms banyak kehilangan darah. Jika hal itu terjadi , maka pendonor darah sangat diperlukan untuk tambahan darah yang hilang.

Siapkan pendonor darah atau catat kontaknya. siapa tahu berguna sebagai pendonor darah bagi Moms. Dads juga harus mengambil keputusan cepat saat istri membutuhkan penanganan medis.

suami siaga 4

9. Dads Jangan Menambah Sewot di Tengah Proses Persalinan.

Sebaiknya Dads jangan bawel, mengeluh dan sewot di tengah persalinan Moms. Jangan sebengtar-sebentar bertanya-tanya kepada perawat dan dokter. Rasa sakit, galau dan stres Dads tidak ada artinya dibanding kesakitan yang tengah Moms alami!.

Proses kelahiran bayi – khususnya kelahiran pertama – bisa berlangsung lama, sampai berkisar 12-14 jam.

suami siaga 5

 

Tetaplah Dads berpikiran jernih. Hindari kepanikan dan ketakutan!.

Bersikaplah tenang dalam menghadapi persalinan Moms. Ingat bahwa setelah semua ini Moms & Dads akan mendapatkan buah hati yang didambakan.

Dukungan dari orang-orang terdekat, perhatian dan kasih sayang, tentu akan membantu memberikan semangat untuk Moms dalam menghadapi kelahiran baby-nya.

Jadilah Suami Siaga! Jadilah Super-Dad!. @

 

 

 

Reply

5 + 3 =