Waduh, Menggelitik Diri Sendiri Hingga Tertawa Bisa Jadi Merupakan Gejala Gangguan Mental..

Pasti moms semua sudah tau bahwa tidak mungkin kita bisa menggelitik diri sendiri. Fakta ini telah dibuktikan lewat penelitian sains, dan diterima secara luas.

Tapi tahukah moms, kalau seseorang bisa menggelitik dirinya sendiri, bisa jadi seseorang tersebut mengalami gangguan kesehatan mental?

Studi pertama yang menemukan bahwa ada beberapa orang yang bisa menggelitik dirinya sendiri dipublikasi pada tahun 2000 dan dipublikasikan oleh PubMed. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang-orang pada umumnya tidak bisa menggelitik diri mereka sendiri hingga tertawa, tapi orang yang menderita schizophrenia bisa.

Pemimpin proyek penelitian ini, Sarah-Jayne Blakemore mengemukakan teori bahwa otak penderita schizophrenia tidak dapat mengidentifikasi datangnya dampak atau konsekuensi dari aksi yang dilakukan oleh diri mereka sendiri, hal ini membuat mereka bisa menggelitik diri mereka sendiri dan tertawa karenanya.

Hasil penelitian ini kemudian mendorong adanya penelitian lanjutan mengenai hal ini. Berdasarkan laporan pada jurnal Consciousness and Cognition, hasil penelitian Sarah-Jayne Blakemore terbukti benar berdasarkan dari penelitian yang dilakukan oleh sekelompok psikolog yang dipimpin oleh Anne-Laure Lemaitre.

Para peneliti ini melakukan penelitian dengan mengumpulkan dua kelompok pelajar, yang mana kelompok pertama adalah sekumpulan orang yang belum pernah didiagnosa dengan gangguan mental sedangkan kelompok lainnya adalah mereka yang telah didiagnosa memiliki gejala-gejala schizotypic dan beresiko mengalami schizoprenia.

Kepada kedua kelompok pelajar tersebut dibagikan questionnaire dan kemudian dilakukan test menggelitik diri sendiri dan digelitik. Alat yang digunakan untuk menggelitik adalah semacam sikat, dan kemudian mereka diminta untuk menggelitik dirinya sendiri dan kemudian digelitik oleh orang lain. Kemudian masing masing subjek penelitan mengisi questionnaire yang pada dasarnya meminta subjek penelitian untuk menilai tingkat kegelian yang mereka rasakan ketika menggelitik diri sendiri dan ketika digelitik orang lain.

Hasilnya? Penelitian ini membuktikan teori dari penelitian sebelumnya. Grup dengan resiko schizoprenia tinggi cenderung merasakan kegelian yang sama baik ketika ia digelitik oleh orang lain dan ketika mereka menggelitik diri mereka sendiri.

Hayo hayo, pasti sekarang moms sedang melakukan tes menggelitik diri sendiri ya kan??? hehehehe…

Reply

fifteen − 5 =