Hati-Hati! Tanda-Tanda Berikut Ini Sangat Berbahaya Bagi Kehamilan Moms !

Kehamilan merupakan hal yang luar biasa dan pastinya sangat ditunggu-tunggu oleh setiap pasangan.

Oleh karena itu, Moms perlu berhati-hati dan sedini mungkin mendeteksi berbagai tanda-tanda bahaya bagi Kehamilan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Berikut ini Tanda-tanda bahaya bagi Kehamilan yang dapat Moms deteksi sejak dini:

Mengalami muntah dengan jumlah lebih banyak dan lebih sering

Bahaya Kehamilan 1

Ibu hamil biasanya wajar merasakan mual dan mutah pada trimester pertama. Namun, jika para Ibu mengalami muntah yang sering dan berlebihan bahkan lebih dari 7 kali sehari, itu bukanlah normal lagi.

Kondisi ini membuat ibu hamil harus peka karena akan membuat ibu menjadi lemah dan susah makan, sehingga berat badan menurun, sering merasakan nyeri ulu hati. Sebaiknya ibu periksakan kondisi kesehatan ke Dokter. Jika tidak ditangani segera, bisa berakibat buruk untuk ibu dan juga janin.

Tidak merasakan pergerakan janin di atas 5 bulan

Bahaya Kehamilan 2

Bayi dapat memberikan refleks berupa tendangan yang hanya dirasakan oleh Ibu hamil sendiri. Gerakan ini terjadi di usia kehamilan 5 bulan. Dalam hal ini kemampuan ibu hamil sangat dibutuhkan, Ibu harus lebih teliti mendeteksi dan merasakan gerakan di usia kehamilan 5 bulan ke atas.

Jika tidak terdapat gerakan maka hal tersebut haruslah segera lakukan tindakan. Jika memang dokter tidak mendapatkan tanda pergerakan atau kehidupa, maka janin itu harus segera dikeluarkan. Karena jika tidak dikeluarkan tentunya bisa berbahaya bagi kesehatan Ibu.

Bobot dari berat badan meningkat pesat

Bahaya Kehamilan 3

Ibu harus tetap menjaga berat badannya. Berat badan yang selalu naik setiap minggunya perlu diwaspadai. Jika disertai tekanan darah tinggi, mata kaki bengkak, air kencing mengeruh, penglihatan berkunang-kunang, dan juga nyeri pada kepala, ini bisa saja merupakan tanda atau gejala pre-eklampsia.

Gangguan pada organ

Jika ibu hamil mengalami ini sebaiknya kondisi ibu segera diperiksakan ke dokter. Ibu mungkin akan membutuhkan perawatan ekstensif di rumah sakit. Berikut gejalanya: jantung berdebar, napas sesak, dan gampang lelah

Jika ini ibu rasakan pada saat beraktivitas tentu masih termasuk wajar. Namun jika tanpa melakukan aktivitas apapun berarti ibu kemungkinan terkena gangguan jantung. Ibu hamil haruslah mendapatkan perawatan dari rumah sakit jika mengalami hal ini dan pertolongan khusus saat persalinan.

Menderita anemia

Mendeteksi Bahaya Kehamilan 4

Ibu hamil hamil perlu kemampuan mendeteksi Tanda-tanda bahaya bagi Kehamilan seperti anemia, yaitu dengan gejala wajah pucat-pasi, mata dan telapak tangan pucat dan gampang lelah. Anemia adalah penyakit yang dapat menyerang siapa pun, tapi untuk ibu hamil hal ini perlu diwaspadai karena anemia berat bisa menggangu kesehatan jantung Ibu hamil.

Untuk mengatasi anemia, ibu mengkonsumsi makanan dengan kandungan zat besi atau suplemen. Efek buruknya saat kehamilan adalah pasokan zat asam untuk janin jadi berkurang, gangguan pada plasenta hingga pendarahan pasca persalinan.

Gangguan pada kelenjar gondok

Ditandai dengan kondisi fisik seperti kelopak mata menonjol, jari gemetar, sering mengalami berdebar-debar, walau tidak melakukan aktivitas fisik, badan lebih sering merasa gerah dan juga banyak keringat.

 

Penyakit kencing manis

Kondisi ini biasanya dapat diketahui lewat riwayat keluarga yang pernah mengalami kondisi tersebut. Sedangkan untuk fisik ibu hamil terlihat perubahan tubuh yang lebih gemuk, sering haus, lebih sering kencing, dan selalu lapar. Ibu hamil seperti ini akan melahirkan bayi yang bobotnya lebih besar dari ukuran normal.

Ibu hamil dengan infeksi

Bahaya Kehamilan 4

Kondisi ibu yang kena infeksi biasanya ditandai dengan demam tinggi dan berlangsung di atas 3 hari. Ibu segera periksakan jenis infeksi apa yang dialami. Jika ibu lebih awal mendeteksinya, jangan tunda pemeriksaan hingga berpengaruh bagi bayi yang dikandung.

Kejang-kejang

Kejang kejang merupakan Bahaya Kehamilan Hal yang tak bisa dianggap enteng. Ibu hamil yang memperlihatkan kondisi kejang-kejang kemungkinannya mengalami meningitis yaitu infeksi selaput pada otak. Tapi kejang yang dialami ibu hamil seringkali karena kebanyakan disebabkan eclampsia.

Keluarnya darah dari rahim

Bahaya Kehamilan 5

Jika mengalami hal tersebut di usia kehamilan ibu yang kurang dari 28 minggu, sebaiknya segera memeriksakan ke Dokter karena kemungkinan ibu mengalami keguguran. Perawatan dengan segera mungkin dapat mengatasi keguguran, seperti bayi dilahirkan prematur.

Namun jika aliran darah yang keluar berlebihan, maka sepertinya tidak dapat dipertahankan. Hal ini disebabkan karena adanya gangguan pada ari-ari, dengan tandaibu merasakan rasa nyeri serta mulas pada perut bawah. Tapi jika darah yang keluar dengan lendir, dan juga pecah ketuban,kondisi ini tergolong gawat darurat.

Kehamilan ektopik

Bahaya Kehamilan 6

Kondisi ini adalah kehamilan yang tidak di dalam rahim melainkan di luar rahim. Pada beberapa kasus bisa saja selamat jika cukup bulan, namun lebih banyak wanita yang mengalami gangguan sehingga harus segera dikeluarkan.

Darah keluar setelah masa hamil 28 minggu

Tanda-tanda bahaya bagi Kehamilan berikutnya adalah darah keluar setelah masa hamil 28 minggu. Hal ini biasanya disebabkan adanya gangguan pada ari-ari seperti luruhnya ari-ari dari dinding rahim (solutio placentae), atau bagian tepi ari-ari mengelupas (placentae praevia). Keduanya sama-sama bahaya, jadi cari pertolongan segera ke rumah sakit.

Adanya cairan ketuban yang keluar

Bahaya Kehamilan 7

Jika dialami ibu hamil sebelum waktu persalinan tiba, maka janin terancam dari gangguan penyakit luar. Terlebih jika cairan ketuban sudah tidak bening atau kehijau-hijauan berarti ketuban sudah terinfeksi kuman. Jika terjadi maka langkah yang harus ibu tempuh adalah melahirkan bayi dengan segera.

Kemampuan ibu dalam mendeteksi berbagai Tanda-tanda bahaya bagi Kehamilan harus diasah sejak dini. Ibu harus lebih menaruh perhatian terhadap perubahan-perubahan tubuhnya, mana yang masih normal dialami selama kehamilan, dan mana yang sudah di luar batas normal.

Dengan menerapkan kemampuan ini, diharapkan ibu dan keluarga beserta tim medis dapat mengambil keputusan yang cepat dan tepat demi keselamatan baik ibu maupun bayi. Tidak hanya itu saat hamil moms juga disarankan untuk tidak stress karena akan berdampak pada si janin pula uuntuk itu Berikut Tips Membangkitkan Kebahagiaan Saat Hamil Agar Terhindar dari Stress

Reply

five − 2 =